Pelaksanaan Program Kerja KENTONGAN Kreasi Konten Toko Nongan Episode 3: Sekar Sari
Pada hari Selasa, 28 Juli 2026, mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana melanjutkan pelaksanaan program kerja KENTONGAN (Kreasi Konten Toko Nongan) Episode 3. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 11.00 WITA hingga selesai, berlokasi di tempat produksi usaha kue dan jajanan tradisional "SEKAR SARI" milik Ibu Ni Nyoman Tunas di Banjar Sekar, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Pada episode ketiga ini, tim KKN berfokus untuk mendokumentasikan perjalanan serta potensi usaha olahan kue lokal yang telah berdiri selama kurang lebih 16 tahun tersebut.
Usaha SEKAR SARI berawal dari hobi Ibu Ni Nyoman Tunas dalam membuat kue sejak sebelum memiliki anak. Berbekal modal awal yang sangat terbatas sebesar Rp1.000.000 dari pinjaman sekehe pura setempat serta peralatan sederhana berupa satu wajan penggorengan, usaha ini dirintis dari nol bersama sang suami dan keluarga. Seiring berjalannya waktu, usaha ini berkembang pesat hingga pernah mempekerjakan 14 orang karyawan, dan saat ini dioperasikan dengan bantuan sekitar 10 orang staf. Keberhasilan mempertahankan usaha selama belasan tahun ini menjadi bukti ketangguhan UMKM lokal dalam menopang perekonomian keluarga sekaligus membiayai pendidikan tinggi anak-anaknya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN melakukan wawancara mendalam serta observasi langsung terhadap aktivitas produksi harian SEKAR SARI. Usaha ini memproduksi beragam varian kue, dengan produk unggulan utama berupa kue Pie dalam berbagai isi seperti kismis, kacang, durian, serta varian ubi ungu yang disesuaikan dengan musimnya. Selain itu, SEKAR SARI juga memproduksi bolu belimbing berdasarkan pesanan khusus, muffin, chiffon, serta berbagai jajanan Bali untuk keperluan sembahyang. Kegiatan produksi berlangsung setiap hari tanpa libur mingguan demi memenuhi jangkauan pasar yang luas, yang mencakup wilayah Gianyar (Sukawati), Bangli (Kayuambua), Klungkung (Dawan), hingga disalurkan ke toko-toko mitra di Denpasar dan Sading.
Selain mendokumentasikan proses produksi dan distribusi, kegiatan ini juga memetakan beberapa tantangan yang dihadapi oleh usaha SEKAR SARI. Kendala utama yang dijumpai di antaranya adalah keterbatasan ruang tempat produksi yang masih menumpang di area pekarangan milik paman, fluktuasi harga bahan baku, tantangan kemacetan lalu lintas saat pengiriman kue ke toko mitra, hingga panjangnya hari libur keagamaan yang memengaruhi arus kas operasional harian. Untuk menyiasati hal tersebut, Ibu Nyoman kerap bekerja ekstra dari malam hingga subuh agar pesanan dapat dikirim tepat waktu.
Sebagai langkah konkret dari program KENTONGAN Episode 3, mahasiswa KKN memproduksi konten visual kreatif berupa dokumentasi foto dan video produk yang dirancang khusus untuk media sosial. Melalui hasil pendokumentasian ini, diharapkan profil usaha SEKAR SARI di Desa Nongan dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat, meningkatkan visibilitas digitalnya, serta menginspirasi pengembangan UMKM kuliner lokal di Desa Nongan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin