Aktifnya Partisipasi Warga Desa Nongan di Sosialisasi Cegah Stunting dan Pelayanan Kesehatan Gratis

19 Agustus 2024
Fricillia Wijaya
Dibaca 40 Kali
Aktifnya Partisipasi Warga Desa Nongan di Sosialisasi Cegah Stunting dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Minggu, 04 Agustus 2024, KKN PPM XXIX Universitas Udayana Desa Nongan menyelenggarakan kegiatan Cegah Stunting dengan Pemenuhan Gizi Sejak Dini yang bertujuan untuk mencegah Stunting pada anak-anak di Desa Nongan. Serta pelayanan kesehatan gratis juga dilaksanakan di akhir acara. Kegiatan ini dilaksanakan di Wantilan Pasar Desa Nongan, Kec. Rendang, Kab. Karangasem yang diadakan sehari setelah Sosialisasi PURI dari Bidang Kesehatan Masyarakat KKN Unud. Kegiatan sosialisasi dan pelayanan kesehatan gratis ini melibatkan Mahasiswa KKN Unud di Desa Nongan dari Fakultas Kedokteran sebagai Narasumber. Partisipasi warga Desa Nongan yang tinggi diikuti oleh Warga Desa Nongan sebanyak perwakilan dari 14 banjar, para ibu PKK, serta Kader Posyandu yang hadir pada acara tersebut.

Acara dimulai dengan registrasi peserta dan pemaparan materi sosialisasi "Cegah Stunting dengan Pemenuhan Gizi Sejak Dini" oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Setelah pemaparan materi, acara dimeriahkan dengan pembagian doorprize hadiah pada peserta yang beruntung. Tidak lupa untuk dokumentasi dengan menyuarakan jargon "Nongan Bebas Stunting!" bersama-sama. Acara pun ditutup dengan pelayanan kesehatan gratis berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, serta pemberian edukasi terkait keluhan sakit warga oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Dokter KKN Unud, dan diakhiri dengan diberikan vitamin Caviplex gratis.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM XXIX Unud di Desa Nongan, Ns. Made Oka Ari Kamayani, S.Kep,M.Kep mengatakan "Sosialisasi ini penting dilakukan dikarenakan data statistik anak yang terkena stunting di kabupaten Karangasem merupakan kasus tertinggi di Bali. Harapannya dengan pemaparan sosialisasi ini akan meningkatkan kesadaran warga desa Nongan pada kasus Stunting di Bali".

Acara berlangsung dengan lancar, peserta didominasi oleh ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu. "Acaranya sangat menarik, dengan adanya edukasi lebih lanjut tentang pencegahan stunting ini diharapkan para orang tua yang sedang atau berencana memiliki anak menjadi lebih peduli tentang pemberian gizi yang seimbang sejak dini untuk mencegah stunting pada anak-anak mereka." ucap Bu Mangku Desak Suci selaku Kasi Pelayanan Desa Nongan.

"Edukasi tentang stunting ini membuat saya jadi lebih sadar tentang pentingnya pemberian gizi anak. Karena ternyata hal sepele tentang makanan saja bisa sangat berdampak pada tumbuh kembang anak. Jika tumbuh kembang anak terhambat maka bisa berefek pada usia remaja nanti, contohnya seperti kurangnya kognitif anak saat belajar sehingga prestasi di sekolah dapat menurun." pendapat dari Kordes (Koordinator Desa) KKN Unud, I Putu Suluh Pradipta Suwangsa.

Mahasiswa KKN PPM XXIX Universitas Udayana di Desa Nongan mengharapkan setelah diadakannya Sosialisasi Cegah Stunting dan Pelayanan Kesehatan Gratis, warga Desa Nongan dapat lebih memperhatikan kesehatan anak dan senantiasa melakukan pola hidup gizi seimbang guna menjadikan anak-anak Desa Nongan yang cerdas dan sehat.